Hari ini saya bawa cerpen tapi lebih tepatnya
cerpan.. soalnya panjang bangeet, saya buat cerpan ini terinspirasi dari
lagunya LYLA. Dan selesai dalam 3 hari .. (WOOOW lama bangeeet :D) mungkin
karna suka di tunda tinda ,yaudah deh. Chak this out .. Happy readiiing J

NYANYIKAN
AKU LAGU INDAH
Karya
Alvira Nur Maharani
Malam yang indah dengan
taburan bintang-bintang yang berkelip, itu adalah tontonan yang mereka berdua
suka. Mereka selalu menunggu saat saat ini, dimana semua langit bagaikan lemari
yang sangat banyak menyimpan benda.
‘’tuh…. Menurut gue bintang yang
paling terang tuh yang itu…’’ ucap Audry sambil menunjuk ke langit, lebih
tepatnya ke arah salah satu bintang.
‘’ bukan yang itu Dry, tapi yang
itu..’’ bantah Farhan sahabatnya, yang berada di sampingnya dengan posisi sama
yaitu tidur di atas bukit kecil berumput. Itu adalah tempat kesukaan mereka,
memang sedikit jauh dari apatermen mereka tapi tidak ada keluhan, itu tetap
menjadi tempat favorit mereka. Mereka juga teman satu sekolah dan kini mereka sudah
kelas 3 SMA di SMA BHINA BANGSA
‘’ pulang yuk.. udah jam 9 niih’’
ajak farhan sambil bangun dari tempatnya dan menarik tangan audry.
‘’ nanti ah… kan jarang jarang
ada bintang sebanyak ini..’’ ucap audry menolak ajakan farhan dan masih menatap
langit yang penuh bintang itu, sedangkan farhan kembali tidur di atas rumput.
‘’ eh Dry.. kata nenek gue, orang
yang udah meninggal akan jadi bintang. tapi
gue ga percaya’’ ucap farhan dengan serius, ‘’soalnya bintang itu Cuma sekedar
pengganti doang..’’ lanjutnya. Sedangkan audry hanya mengangguk. ‘’ Oh ya Dry…
Nyanyiin lagu buat gue dong..’’ pinta farhan yang kini menatap audry.
‘’ apaan siih.. suara lo kan
lebih bagus dari pada gue, kenapa lo minta di nyanyiin?? Nanti lo sakit perut
karna suara gue baru tau rasa loh..’’ ucap audry bercanda dan menolak
permintaan farhan.
‘’ ga apa-apa… gue mau denger lo
nyanyi, masa dari kelas 10 sampai sekarang mau lulus, lo ga pernah nyanyi di
depan gue siih?? Sedangkan gue selalu nyanyi kalo lo minta.. ga adil dasar..’’
ucap farhan dengan muka yang dimelas melasin dan mencubit pelan lengan audry
‘’ apaan sih lo han.. kaya anak
kecil deh. Yaudah yuk pulang..’’ ucap audry mengalihkan pembicaraan dengan
mengajak pulang farhan.
****
Keesokan harinya seperti
biasa, mereka berdua berangkat sekolah dengan kendaraannya masing masing.
Mereka selalu bertemu di taman sekolah jika jam istirahat, tetapi saat ini
mereka tidak bertemu karena audry sedang menyelesaikan tugasnya, jadi farhan
berada sendiri di taman dengan gitar kesayangannya .
‘’rasanya cepet banget..’’
ucapnya yg sedang berbaring di rumput sambil memejamkan matanya.
****
‘’ ayooo farhan….!! Cepet dong,
masa kalah sama cewe..’’ ejek audry yang tetap mengayuh sepedahnya sangat
kencang, hingga farhan tertinggal jauh. Sesampainya audry di tempat kesukaan
mereka, audry langsung duduk di rumput sambil mendengarkan lagu dari Ipod nya.
Dan setelah beberapa menit
akhirnya farhan sampai di tempat itu, dengan helaan nafas yang sangat lelah
farhan pun langsung duduk di samping audry, lalu audry pun menatap wajah farhan
yang kelahan dengan kebingungan.
‘’ tumben lo han.. biasanya ga
kaya gini??’’ Tanya audry dengan heran dan mengambil sapu tangan miliknya dan
memberikannya kepada farhan.
‘’ iya Dry.. tadi gue belum makan,
jadi kerasa cape banget dan perut hue sakit’’ jawab farhan sambil mengambil
sapu tangan yang diberikan audry dan mengelap peluhnya.
Audry hanya mengangguk pelan, ‘’ han lo kan
bawa gitar, nyanyi dong. Nyanyiin lagu yang belum pernah gue denger, nanti kalo
lagunya bagus bakal gue traktir bakso lah..’’ janji audry
‘’ok, bener ya…??? Awas aja kalau
engga, bakal gue kelitikin elo sampai nangisssh..’’ ujarnya dengan senyum devil
‘’iya iya… sadisssss bangeet sih
lo!!..’’ ujar audry
“Usap air matamu
Dekap erat tubuhku
Tatap aku sepuas hatimu
Nikmati detik demi detik
yang mungkin kita tak bisa rasakan lagi
Hirup aroma tubuhku
yang mungkin tak bisa lagi tenangkan gundahmu
Gundahmu…
Nyanyikan lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi dan tak kembali
Nikmati detik demi detik
yang mungkin kita tak bisa rasakan lagi
Hirup aroma tubuhku
yang mungkin tak bisa lagi tenangkan gundahmu
Gundahmu…
Nyanyikan lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi dan tak kembali
Dekap erat tubuhku
Tatap aku sepuas hatimu
Nikmati detik demi detik
yang mungkin kita tak bisa rasakan lagi
Hirup aroma tubuhku
yang mungkin tak bisa lagi tenangkan gundahmu
Gundahmu…
Nyanyikan lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi dan tak kembali
Nikmati detik demi detik
yang mungkin kita tak bisa rasakan lagi
Hirup aroma tubuhku
yang mungkin tak bisa lagi tenangkan gundahmu
Gundahmu…
Nyanyikan lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi dan tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi …
Ku pergi…
Nyanyikan lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
(Mungkinkah aku kembali)
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi dan tak kembali ~(lyla-detik terakhir)
‘’ kok lagunya sedih sih han??
Nyentuh banget, nyentuhnya tuh di sini (menunjukan letak hati)… lagunya siapa
siih??’’ Tanya audry sambil mengelap air matanya yang tak di sadari tadi menetes.
‘’ hahahaa… lebay deh lo’’ ucap
farhan sambil menoyor kepala audry ‘’
itu lagunya lyla judulnya detik terakhir, ciee yang sampai nangis… :D berarti
gue dapet traktiran baksoooo dong… yeeeeey..’’ teriak farhan senang dan menari
ga jelas
‘’ iya deh, elo dapat traktiran
baso Farhan Azhar dari Audry Larissa ..’’
ucap audry dengan muka datar cenderung bĂȘte (??)
‘’ Dry.. sekarang elo dong yang
nyanyi..’’ pinta farhan ‘’ nanti gue kasih hadiah deeh..’’ timpal farhan dengan
tawaran misteriusnya
‘’ hadiah apaan??’’ Tanya audry
penasaran
‘’ K.E.P.O. deh…’’ ujar farhan sambil memeletkan
lidahnya.
‘’ aah Resee..’’ ujar audry sambil memukul
lengan farhan, ‘’ nanti deh, tapi gue cari lagu yang pas buat elo..’’ ujarnya
dengan wajah yangmisterius
‘’bener ya..?? janji looh’’ ucap
farhan memastikan sambil memberikan jari kelingkingnya dan di sambut dengan
jari kelingking audry.
‘’ iya..’’ sahut audry dengan
senyum.
*****
‘’ danish…. Si farhan ada ga??’’
Tanya audry pada danish, teman sekelas dan sebangkunya farhan.
‘’ engga, Dry… masih belum
sekolah’’ jelas Danish
‘’ owh yaudah makasih ya,
nishh..’’ ujar audry lalu pergi dari kelas farhan dan pergi menuju taman
sekolah.
Yaps, farhan hari ini tidak masuk sekolah
(LAGI) tanpa keterangan selama hampir satu minggu. Sudah 3 kali farhan
melakukan ini, tapi jika di Tanya farhan selalu menjawab ‘’lagi Bad Mood, nanti
kaga fokus belajar lagi’’. Memang jawaban yang tidak masuk akal tetapi audry
tau farhan tidak akan menjawab yang sejujurnya.
‘’ si farhan kebiasaan… bikin gue
kesel aja, udah tau gue lagi butuh dia’’ gerutu audry kesal
*****
Sorenya audry duduk sendiri di tempat kesukaan audry
dan farhan, dan menangis. Mungkin audry mulai rindu farhan, tiba tiba…
‘’ aduh,, aduuh…!! Kok bunga pada
jatuh jatuhan siih? Masa hujan bunga??’’ ujar audry kebingungan tapi bahagia.
Tanpa di sadari seseorang sudah duduk di samping audry.
‘’ciiieeeee….. yang kangen sama
Farhan Azhar :D sampai nangisss… kangen berat nih kayanya.. hahahaa ’’ ujar
farhan tertawa puas sambil mencubit hidung audry yang sudah merah karena habis
menangis.
‘’ apaan sih loh… PD plus GEER
banget lo.. tadi gue kelilipan, jadi keluar air mata..’’ elak audry sambil
mengelap air matanya dan berharap semoga farhan percaya kepadanya, tetapi..
‘’ alaaaah…. Ga usah bohong deeh,
mana ada kelilipan nyamber ke hidung,, tuh merah hidungnya.. nanti malah nambah
panjang gara gara bohong.. jadi adiknya pinokio baru tau rasa loh..’’ ejek
farhan dan mencubit hidung audry (lagi).
‘’ iya deh, gue ngaku.. gue
kangen sama loe, dari mana aja sih loe? Selalu aja bolos, untung kaga di
keluarin dari sekolah lo!..’’ Tanya audry
‘’B.A.D M.O.O.D, BAD MOOD’’ ujarnya dengan santai dan
berbaring di atas rumput
‘’udah gue duga, pasti jawabanya
gitu.. tapi guekan khawatir sama lo, kaga tau apa perasaan gue..’’ tukasnya dan
memajukan bibir mungilnya beberapa centi
‘’biasa aja kali bibirnya tuh’’
ucap farhan dan nyomot(?) :D bibir audry, ‘’ oh ya dry, nyanyiin gue doong’’
lanjutnya meminta.
‘’ ogah ah, udah salah minta di
nyanyiin lagi’’ tolak audry mentah mentah dengan posisi tangan yang melipat ke
dada dan pergi dari tempat itu, ‘’ gue mau pulang, udah sore’’ lanjutnya dan
tetap berjalan. Sedangkan farhan hanya mengikuti dari belakang.
‘’oh ya han, tadi di sekolah ada
anak baru. Namanya kalo ga salah Farezh, anaknya baik and kece lagi… kayanya
gue suka deh, nanti bakal gue kenalin deh’’ jelas audry sambil tetap mengayuh
sepedahnya, sedangkan farhan memampangkan wajah BT nya, dan..
‘’ han lo knapa?? Kok berhenti?’’
Tanya audry yang bingung dan panik karena farhan tiba tiba berhenti sambil
memegang perutnya.
‘’ maag gue kambuh.. tolong
ambilin obatnya dong di tas gue’’ ujar farhan lirih dan memegangi perutnya.
Audry pun langsung mengambil obatnya dan memberikan kepada farhan, setelah
meminum obatnya terlihat wajah farhan yang tidak begitu sakit seperti
sebelumnya.
‘’ han obat apaan tuh, kok gue ga
pernah liat’’ Tanya audry sambil menunjuk obat milik farhan
‘’ ya ini obat maag lah, masa
obat mencret.. lo ga tau karna lo ga pernah punya penyakit maag’’ jelas farhan
dan memasukan obatnya ke dalam tas ‘’ dah ah yok lanjut, nanti keburu maghrib’’
lanjutnya dan menggoes sepedahnya.
***
Sambil berjalan farhan membaca
bukunya dan tiba-tiba..
‘’brukhh..’’ farhan menabrak
seseorang yang mungkin farhan kenal karena orang yang farhan tabrak adalah
farezh, dan bersama seorang cewek.
‘’ eh lo!!, kalau jalan tuh pake
mata.. apa mata lo buta??’’ ujar farezh kesal
‘’ jalan tuh pake kaki bukan pake
mata, dasar..!!’’ ujar farhan tak mau kalah. ‘’itu cewek siapanya ya?? Bukannya
si audry itu pacarnya farezh’’ tanyanya dalam hati.
‘’ apa lo liatin gue’’ tanyanya
farezh sinis.
‘’ engga, gue kaya pernah ngeliat
lo di ragunan, lagi gelantunagn makan piasang. Hahaa permisi.. uuaa’’ jawab
farhan meledek sambil menirukan gaya orang hutan dan pergi dari farezh dan
ceweknya. ‘’ wah kacau nih si farezh, beraninya mainin si audry haarus kasih
tau si audry nih..’’ gumamnya dan berlari mencari audry.
Saat farhan menemukan audry ternyata farezh
berada bersama audry, ‘’ dry gue mau ngomong’’ ujar farhan dan menarik audry
menjauh dari farezh. ‘’ dry gue pinta lo jangan deket deket lagi sama farezh,
soalnya tadi gue liat dia sama cewek dan keliatan mesra’’ ujar farhan
menjelaskan
‘’ apaan sih lo! Jangan ngaco deh
farezh tuh ga bakal ngelakuin itu ke gue’’ ujar audry membantah, farezh pun
mendekati farhan dan audry.
‘’ kenapa siih??’’ Tanya farezh.
‘’ ini nih, kata farhan kamu tadi
jalan sama cewek lain, kan aku ga percaya’’ jawab audry. Sedangkan farhan hanya melihat farezh sinis.
‘’ apaan banget lo han, nuduh gue
kaya gitu? Lo irikan sama gue, lo ga bisa dapetin audry’’ ujar farezh membela diri
‘’ gue ga bakal kaya gitu
kesahabat gue, gue Cuma mau ngelindungin sahabat gue dari cowok bre*gsek kaya
lo’’ ujar farhan tak terima, dan
“PLAAAK…..!’’ sebuah tamparan
mendarat di pipi farhan dan yang melakukan itu adalah audry.
‘’ jaga mulut loh han, gua ga
nyangka kalau lo kaya gini, lo nuduh orang sembarangan, gue benci sama loh han dan
gue ga mau sahabatan sama lo lagi… jauhin gue..!!’’ ucap audry dan meneteskan
air matanya.
Farhan tanpa kata hanya bisa diam dan menuruti
perintah audry, farhan tak menyangkan audry bisa berbicara seperti itu.
***
Tiga minggu setelah kejadian itu farhan tidak
terlihat lagi seprti tertelan bumi, audry pun bingung, karna penasaran audry
pun bertanya kepada teman sekelasnya.
‘’eeeh… hmm.. farhan masuk ga??’’
Tanya audry ke salah satu teman sekelas farhan.
‘’ engga dry, udah hampir 3
minggu dia ga masuk’’ jelas orang itu
‘’ 3 minggu?? Kenapa, bolos
lagi??’’ Tanya audry lagi.
‘’bukan, katanya sih sakit’’
sahutnya singkat
‘’ oh.. makasih ya.. ‘’ ujar
audry
‘’ iya sma-sama’’ sahut orang
itu.
Audry pun pergi menuju taman
sambil memikirkan farhan ‘’ ga biasanya sakit sampai 3 minggu, sakit apa ya..
kok gue jadi khawatir siih??’’ gumam audry dalam hati. Setibanya di taman audry
melihat kejadian yang tidak menyenangkan karena ia melihat farezh bersama cewek
dan terlihat mesrah sekali, dengan hati panas audry pun mendekati mereka.
‘’ berarti bener apa yang dikasih
tau sama farhan,, ternyata lo itu bre*gsek’’ ujar audry marah dan menampar pipi
farezh lalu meningglkan mereka.
‘’ kenapa gue sebodoh ini siih,
gue lebih milih orang kaya farezh dan ngabaiin farhan,, sahabat gue sendiri.. Bodooh…!!
Gue emang bodohh..” ujar audry berlari. ‘’ gue harus ketemu farhan sekarang’’
***
‘’ tok tok tok..’’ suara ketokan
pintu yang dilakukan oleh audry, dan keluar wanita paruh baya. ‘’ farhannya ada
bi??’’ Tanya audry pada bibi yang bekerja di rumah farhan.
‘’mmm.. deh farhannya.. den
farhannya..’’ ujar bibi imah ragu.
‘’ farhan kenapa bi?? Farhan
kenapa??’’ Tanya audry panic.
‘’ den farhanya ada di rumah
sakit INTAN KASIH’’ jawab bi imah
‘’ di rumah sakit?? Yaudah aku
kesana ya bi, makasih’’ ujar audry dan langsung menuju rumah sakit.
Sesampainya
di RS dan setelah bertanya-tanya akhirnya tibalah audry di ruangan farhan dan
terlihat ibu,ayah dan adiknya farhan yang sedang duduk dan terlihat wajah
mereka yang panic, audrypun mendekati mereka.
‘’ tante, om.. farhan ga kenapa kenapa kan om tante??’’ tanyaaudry
panic.
‘’ farhan lagi di periksa sama
dokter, kamu yang sabar ya..’’ ucap ibunya farhan, dan dokterpun keluar dari
kamar farhan.
‘’ disini ada yang namanya
audry?’’ Tanya dokter,
‘’ saya audry dok’’ jawab audry,
‘’ silahkan masuk, farhan
memanggil kamu terus..’’ ujar dokter
‘’ iya dok, makasih.. om tante
aku masuk dulu ya’’ ujar audry dan masuk ke kamar farhan.
Setelah masuk terlihat farhan yang berbaring
lemas di atas ranjang dengan selang infus dan alat bantu nafas, audrypun
mendekati farhan, dan ternyata farhan terbangun.
‘’ han..kok lo makin kurus sih,
jelek banget’’ canda audry untuk menutupi kesedihannya
‘’dasar.. mata lo makin sipit,
pasti lo habis nangis..’’ ujarnya dengan nada rendah.
‘’ engga kok..’’ ujar adury
sambil membesarkan matanya.
‘’ gausah bohong, tuh hidung lo
merah.. ‘’ ujar farhan yang kali ini
membuat audry tidak bisa menutupi kesdihannya
‘’ iya deh gue ngaku, gue habis
nangis, tpi itu ga penting.. ‘’ ujar audry sambil tersenyum.
‘’ apa karna farezh?’’ Tanya
farhan
‘’ engga,,, udah deh, mending lo
istirahat nanti besok gue ke sini lagi dan bakal nemenin lo seharian, I’a,
promise’’ ujar audry sambil mengangkat dua jarinya.
‘’trus lo ga sekolah?’’ Tanya
farhan
‘’ sekali kali bolos ga apa-apa
lah. Lo aja udah berkali kali..’’ jawabnya sambil mengejek
‘’huuuh dasar’’ ucap farhan dan
menyubit hidung audry.
****
Dan setelah itu jalinan
persahabatan antara audry an farhan kembali membaik, keadaan farhan pun drastis
membaik. Dokter pun bingung akan hal itu.
Audry pun sudah tau apa penyakit
yang di derita oleh farhan, ia selalu menangis jika mengingat tentang sahabatnya
itu, audry tak menyangka jika farhan menderita penyakin KANKER PANKREAS, kanker
pankreas adalah penyakit
dimana sel yang bersifat kanker terbentuk di dalam pankreas. Pada umumnya
kanker pankreas berawal dari sel-sel eksokrin.
Audry tidak menyangka, ternyata farhan sudah 5
tahun mengidap kanker itu, dan tanpa sepengetahuan audry, dimana gejala
gejalanya selalu farhan perlihatkan ke audry salah satunya sakit pada perut.
Mungkin saat sakit perut farhan selalu bilang kalau dia sakit maag untuk menutupi
semua itu.
Dan pada
sore hari farhan mengajak audry untuk pergi ke tempat kesukaan mereka, audry
sempat menolak karena kondisi fisik
farhan belum begitu stabil tapi farhan bersikeras, dan akhirnya mereka pergi
menggunakan sepedah dimana audry membonceng farhan.
Sesampainya di sana mereka seperti biasa
mereka berbaring di atas rumput.
‘’Nyanyikan
lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi dan tak kembali’’ farhan menyanyi dengan suara yang sangat pelan, lebih tepatnya berbisik.
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi dan tak kembali’’ farhan menyanyi dengan suara yang sangat pelan, lebih tepatnya berbisik.
Audry mengerti apa yang
sebenarnya farhan inginkan, farhan ingin audry menyanyi untuknya.
‘’ Bila nanti kita berpisah
Jangan kau lupakan
Kenangan indah
Kisah Kita
Jika memang kau tak tercipta
Untuk ku miliki
Cobalah mengerti
Yang terjadi
Bila mungkin memang tak bisa
Jangan pernah coba memaksa
Tuk tetap bertahan
Di tengah kepedihan
Jadikan ini
Perpisahan yang termanis
Yang indah dalam hidupmu
Sepanjang Waktu
Semua berakhir
Tanpa dendam dalam hati
Maafkan semua salahku
Yang mungkin menyakitimu
Semoga kelakkan kau temukan
Kekasih sejati
Yang kan menyayangi
Lebih dariku
Bila mungkin memang tak bisa
Menyatukan perbedaan kita
Dan tetap bertahan
Ditengah kepedihan
Jadikan ini
Perpisahan yang termanis
Yang indah dalam hidupmu
Sepanjang Waktu
Semua berakhir
Tanpa dendam dalam hati
Maafkan semua salahku
Yang mungkin menyakitimu’’ (Lovarian - Perpisahan Termanis)
Jangan kau lupakan
Kenangan indah
Kisah Kita
Jika memang kau tak tercipta
Untuk ku miliki
Cobalah mengerti
Yang terjadi
Bila mungkin memang tak bisa
Jangan pernah coba memaksa
Tuk tetap bertahan
Di tengah kepedihan
Jadikan ini
Perpisahan yang termanis
Yang indah dalam hidupmu
Sepanjang Waktu
Semua berakhir
Tanpa dendam dalam hati
Maafkan semua salahku
Yang mungkin menyakitimu
Semoga kelakkan kau temukan
Kekasih sejati
Yang kan menyayangi
Lebih dariku
Bila mungkin memang tak bisa
Menyatukan perbedaan kita
Dan tetap bertahan
Ditengah kepedihan
Jadikan ini
Perpisahan yang termanis
Yang indah dalam hidupmu
Sepanjang Waktu
Semua berakhir
Tanpa dendam dalam hati
Maafkan semua salahku
Yang mungkin menyakitimu’’ (Lovarian - Perpisahan Termanis)
‘’ gue udah nepatin
janjikan han?? Gue udah nanyi buat lo..’’ ujar audry meneteskan airmatanya yang
kini posisinya sedang duduk di sebelah farhan, dan farhan yang menyenderkan
kepalanya di pundak audry
‘’makasih dry.. gue istirahat dulu jangan lupain gue ya’’ ucap
farhan lirih, dan tertidur.
‘’ hisk…. Hissk… hisk…’’ tangis audry pecah, ‘’ gue ga bakal ngelupain
lo han…’’ ucap audry di tengah tangisnya sambil memeluk farhan yang sudah
tertidur selamanya.
***
Selesai
pemakaman, audry pergi ketempat seperti biasa, dimana audry dan farhan selalu
bermain dan bercanda tawa.
‘’kak ini ada surat dari ka farhan’’ ujar anak berusia 8
tahun, yang bernama dion (adik farhan).
‘’ maksih dion.. J’’ ucap
audry dan mengambil suratnya..
To: AUDRY
(si hidung merah) :D
From:
FARHAN (cowok terkece di muka bumi ) :p
Perpisahan
itu akan selalu ada, karena kita pernah berjumpa, bersama, dalam canda tawa dan
bahagia. Setiap tetes airmata yang tertumpah di hari ini, akan menjadi
saksi atas jalinan ukhuwah yang selama ini kita simpul seerat-eratnya. (dapet
copas dari buku tuh dry:D)
Tapi yang jelas maafin gue kalau gue selalu
ganggu lo, dan selalu buat lo panic saat gue sakit. Dan gue mau ngucapi makasih sama lo karena lo
udah mau ngurus gue selama sakit.
Jangan terpuruk dalam kesedihan ya, harus
tetap jadi AUDRY yang dulu walaupun ga ada gue, jangan bohong terus nanti
hidung lo kaya pinokio dan jangan nangis terus nanti hidung lo kaya tomat deh
:D.
Jangan lupain gue ya, karna setiap malem gue
bakal ada di langit buat nemenin lo. Karena sekarang lo punya satu bintang
yaitu gue… J
udah dulu ya, udah cape banget niih..
Salam sayang dari FARHAN AZHAR J
‘’gue janji, gue akan tetap jadi
Audry yang dulu… I’m PROMISE’’ ucap audry dalam tangisnya.
The END
minta saran dan kritiknya ya.. maklum penulis pemula :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar