Jumat, 01 Agustus 2014

biodata ALIANDO



Biodata

 

Nama :  Mohammad Ali Syarief
      TTL : Jakarta, 26 Oktober 1996
Alamat : Jl. Jati 3 Kayuringi Bekasi
       Agama :  Islam
Keturunan : Arab (Ayah) - Padang (Ibu)
       Ayah : Syarief Alkhatiri
Ibu : Tengku Resi Revando
        Kakak :  ALYA AVIVAH.
Hoby:  bermain drum, sepakbola, komputer, menyanyi, aktor (terbaru), menggambar, ngedit video             dan foto, membuat lagu, membuat instrument.  
           Email : ali_234sc@yahoo.com , alidrumer@gmail.com , alidrummermetal@yahoo.com
Twitter:  @aliando26 dan @alysyarief
            Instagram : aliandooo
Twitter official alicious resmi : @alicious_resmi
           Makanan Favorite      : Rendang, ayam gulai, roti, daging, pecel ayam
          Minuman Favorite      : Es jeruk, Jus alpukat, teh es, air putih
Games Favorite   :  Left 4 Dead , Call of Duty
           Film Favorit   : Saw, Saw2, Saw3, saw6, Saw7, Click, Ip man1/2, Zombie, Garuda di Dada  ku 2
Penyanyi Favorite      : Eric Martin, Bruno Mars, Maria Carey,  Novi
             Tim Sepak Bola favorit :  BARCA , CHELSEA ,AC MILAN ,REAL MADRID ,                                                MU,INTERMILAN
Pemain Bola Favorite : Messi, Maradona, Drogba, CR, Ronaldinho, Eric.c, Pele, Fabregas
              Jenis Musik Favorite : Rock, Moderent Rock, Poprock, R&B, Jazz, Slow
Penulis fav : Raditya Dika
              Chanel Favaorit: RCTI, ANTV, GLOBAL,TRANS TV
Musik:  Mr.big, Bonjovi, Queen, Dream Theater, Kerishpati,Dragon Force, POP, Edane
               Sekolah : TK AISYAH, TK ALHUSNA, SD ALHUSNA,  SMP MARTIA BAKTI



Ada juga beberapa ftv, sinetron, bioskop yang sudah diperankan olehnya :
1. Si Gundul Bocah Petir (TPI)
2. Cinta Monyet di Kantin Sekolah (SCTV)
3. Komisi Pemberantasan Setan The series (TransTV)
4. Garuda Di Dadaku 2 (Layar Lebar Bioskop)
5. Petaka Home Schooling (Trans TV)
6. Persada Langit Biru (SCTV)
7. Rama dan Shinta (Indosiar)
8. Lolly love (TransTV)
9. Si Badil dan Blangkon Ajaib (SCTV)
10. Headphone Suara Hati (TRANSTV)
11. Kukibarkan Benderaku (TRANSTV)
12. Ibrahim Anak Betawi (INDOSIAR) 
13 Yuk Kita Sekolah (TransTV)
14. 12:12 (TRANSTV)
15. Bara Bere (INDOSIAR)
16. Semangat Berjuara
17. ABG Jadi Manten (SCTV)
18. Ibrahim Anak Betawi
19. Ganteng Ganteng Serigala (SCTV)
  
 Cowok ini pendatang baru di dunia hiburan tanah air, wajahnya yang tampan membuat ALIANDO mempunyai banyak fans termasuk para remaja putri. 
 dan di bawah ini adalah foto foto koleksi yang saya punya :D

Nyanyika Aku Lagu Indah



Hari ini saya bawa cerpen tapi lebih tepatnya cerpan.. soalnya panjang bangeet, saya buat cerpan ini terinspirasi dari lagunya LYLA. Dan selesai dalam 3 hari .. (WOOOW lama bangeeet :D) mungkin karna suka di tunda tinda ,yaudah deh. Chak this out .. Happy readiiing J
sahabat.jpeg
NYANYIKAN AKU LAGU INDAH
Karya Alvira Nur Maharani
Malam yang indah dengan taburan bintang-bintang yang berkelip, itu adalah tontonan yang mereka berdua suka. Mereka selalu menunggu saat saat ini, dimana semua langit bagaikan lemari yang sangat banyak menyimpan benda.
‘’tuh…. Menurut gue bintang yang paling terang tuh yang itu…’’ ucap Audry sambil menunjuk ke langit, lebih tepatnya ke arah salah satu bintang.
‘’ bukan yang itu Dry, tapi yang itu..’’ bantah Farhan sahabatnya, yang berada di sampingnya dengan posisi sama yaitu tidur di atas bukit kecil berumput. Itu adalah tempat kesukaan mereka, memang sedikit jauh dari apatermen mereka tapi tidak ada keluhan, itu tetap menjadi tempat favorit mereka. Mereka juga teman satu sekolah dan kini mereka sudah kelas 3 SMA di SMA BHINA BANGSA
‘’ pulang yuk.. udah jam 9 niih’’ ajak farhan sambil bangun dari tempatnya dan menarik tangan  audry.
‘’ nanti ah… kan jarang jarang ada bintang sebanyak ini..’’ ucap audry menolak ajakan farhan dan masih menatap langit yang penuh bintang itu, sedangkan farhan kembali tidur di atas rumput.
‘’ eh Dry.. kata nenek gue, orang yang udah meninggal akan jadi bintang.  tapi gue ga percaya’’ ucap farhan dengan serius, ‘’soalnya bintang itu Cuma sekedar pengganti doang..’’ lanjutnya. Sedangkan audry hanya mengangguk. ‘’ Oh ya Dry… Nyanyiin lagu buat gue dong..’’ pinta farhan yang kini menatap audry.
‘’ apaan siih.. suara lo kan lebih bagus dari pada gue, kenapa lo minta di nyanyiin?? Nanti lo sakit perut karna suara gue baru tau rasa loh..’’ ucap audry bercanda dan menolak permintaan farhan.
‘’ ga apa-apa… gue mau denger lo nyanyi, masa dari kelas 10 sampai sekarang mau lulus, lo ga pernah nyanyi di depan gue siih?? Sedangkan gue selalu nyanyi kalo lo minta.. ga adil dasar..’’ ucap farhan dengan muka yang dimelas melasin dan mencubit pelan lengan audry
‘’ apaan sih lo han.. kaya anak kecil deh. Yaudah yuk pulang..’’ ucap audry mengalihkan pembicaraan dengan mengajak pulang farhan.
****
Keesokan harinya seperti biasa, mereka berdua berangkat sekolah dengan kendaraannya masing masing. Mereka selalu bertemu di taman sekolah jika jam istirahat, tetapi saat ini mereka tidak bertemu karena audry sedang menyelesaikan tugasnya, jadi farhan berada sendiri di taman dengan gitar kesayangannya .
‘’rasanya cepet banget..’’ ucapnya yg sedang berbaring di rumput sambil memejamkan matanya.
****
‘’ ayooo farhan….!! Cepet dong, masa kalah sama cewe..’’ ejek audry yang tetap mengayuh sepedahnya sangat kencang, hingga farhan tertinggal jauh. Sesampainya audry di tempat kesukaan mereka, audry langsung duduk di rumput sambil mendengarkan lagu dari Ipod nya.
Dan setelah beberapa menit akhirnya farhan sampai di tempat itu, dengan helaan nafas yang sangat lelah farhan pun langsung duduk di samping audry, lalu audry pun menatap wajah farhan yang kelahan dengan kebingungan.
‘’ tumben lo han.. biasanya ga kaya gini??’’ Tanya audry dengan heran dan mengambil sapu tangan miliknya dan memberikannya kepada farhan.
‘’ iya Dry.. tadi gue belum makan, jadi kerasa cape banget dan perut hue sakit’’ jawab farhan sambil mengambil sapu tangan yang diberikan audry dan mengelap peluhnya.
 Audry hanya mengangguk pelan, ‘’ han lo kan bawa gitar, nyanyi dong. Nyanyiin lagu yang belum pernah gue denger, nanti kalo lagunya bagus bakal gue traktir bakso lah..’’ janji audry
‘’ok, bener ya…??? Awas aja kalau engga, bakal gue kelitikin elo sampai nangisssh..’’ ujarnya dengan senyum devil
‘’iya iya… sadisssss bangeet sih lo!!..’’ ujar audry
“Usap air matamu
Dekap erat tubuhku
Tatap aku sepuas hatimu

Nikmati detik demi detik
yang mungkin kita tak bisa rasakan lagi
Hirup aroma tubuhku
yang mungkin tak bisa lagi tenangkan gundahmu
Gundahmu…

Nyanyikan lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi dan tak kembali

Nikmati detik demi detik
yang mungkin kita tak bisa rasakan lagi
Hirup aroma tubuhku
yang mungkin tak bisa lagi tenangkan gundahmu
Gundahmu…

Nyanyikan lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi dan tak kembali

Nyanyikan lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi …
Ku pergi…
Nyanyikan lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
(Mungkinkah aku kembali)
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi dan tak kembali ~(lyla-detik terakhir)

‘’ kok lagunya sedih sih han?? Nyentuh banget, nyentuhnya tuh di sini (menunjukan letak hati)… lagunya siapa siih??’’ Tanya audry sambil mengelap air matanya yang tak di sadari tadi menetes.
‘’ hahahaa… lebay deh lo’’ ucap farhan sambil menoyor kepala audry  ‘’ itu lagunya lyla judulnya detik terakhir, ciee yang sampai nangis… :D berarti gue dapet traktiran baksoooo dong… yeeeeey..’’ teriak farhan senang dan menari ga jelas
‘’ iya deh, elo dapat traktiran baso Farhan Azhar dari Audry Larissa   ..’’ ucap audry dengan muka datar cenderung bête (??)
‘’ Dry.. sekarang elo dong yang nyanyi..’’ pinta farhan ‘’ nanti gue kasih hadiah deeh..’’ timpal farhan dengan tawaran misteriusnya
‘’ hadiah apaan??’’ Tanya audry penasaran
‘’ K.E.P.O.  deh…’’ ujar farhan sambil memeletkan lidahnya.
 ‘’ aah Resee..’’ ujar audry sambil memukul lengan farhan, ‘’ nanti deh, tapi gue cari lagu yang pas buat elo..’’ ujarnya dengan wajah yangmisterius
‘’bener ya..?? janji looh’’ ucap farhan memastikan sambil memberikan jari kelingkingnya dan di sambut dengan jari kelingking audry.
‘’ iya..’’ sahut audry dengan senyum.
*****
‘’ danish…. Si farhan ada ga??’’ Tanya audry pada danish, teman sekelas dan sebangkunya farhan.
‘’ engga, Dry… masih belum sekolah’’ jelas Danish
‘’ owh yaudah makasih ya, nishh..’’ ujar audry lalu pergi dari kelas farhan dan pergi menuju taman sekolah.
 Yaps, farhan hari ini tidak masuk sekolah (LAGI) tanpa keterangan selama hampir satu minggu. Sudah 3 kali farhan melakukan ini, tapi jika di Tanya farhan selalu menjawab ‘’lagi Bad Mood, nanti kaga fokus belajar lagi’’. Memang jawaban yang tidak masuk akal tetapi audry tau farhan tidak akan menjawab yang sejujurnya.
‘’ si farhan kebiasaan… bikin gue kesel aja, udah tau gue lagi butuh dia’’ gerutu audry kesal
*****
Sorenya  audry duduk sendiri di tempat kesukaan audry dan farhan, dan menangis. Mungkin audry mulai rindu farhan, tiba tiba…
‘’ aduh,, aduuh…!! Kok bunga pada jatuh jatuhan siih? Masa hujan bunga??’’ ujar audry kebingungan tapi bahagia. Tanpa di sadari seseorang sudah duduk di samping audry.
‘’ciiieeeee….. yang kangen sama Farhan Azhar :D sampai nangisss… kangen berat nih kayanya.. hahahaa ’’ ujar farhan tertawa puas sambil mencubit hidung audry yang sudah merah karena habis menangis.
‘’ apaan sih loh… PD plus GEER banget lo.. tadi gue kelilipan, jadi keluar air mata..’’ elak audry sambil mengelap air matanya dan berharap semoga farhan percaya kepadanya, tetapi..
‘’ alaaaah…. Ga usah bohong deeh, mana ada kelilipan nyamber ke hidung,, tuh merah hidungnya.. nanti malah nambah panjang gara gara bohong.. jadi adiknya pinokio baru tau rasa loh..’’ ejek farhan dan mencubit hidung audry (lagi).
‘’ iya deh, gue ngaku.. gue kangen sama loe, dari mana aja sih loe? Selalu aja bolos, untung kaga di keluarin dari sekolah lo!..’’ Tanya audry
‘’B.A.D  M.O.O.D, BAD MOOD’’ ujarnya dengan santai dan berbaring di atas rumput
‘’udah gue duga, pasti jawabanya gitu.. tapi guekan khawatir sama lo, kaga tau apa perasaan gue..’’ tukasnya dan memajukan bibir mungilnya beberapa centi
‘’biasa aja kali bibirnya tuh’’ ucap farhan dan nyomot(?) :D bibir audry, ‘’ oh ya dry, nyanyiin gue doong’’ lanjutnya meminta.
‘’ ogah ah, udah salah minta di nyanyiin lagi’’ tolak audry mentah mentah dengan posisi tangan yang melipat ke dada dan pergi dari tempat itu, ‘’ gue mau pulang, udah sore’’ lanjutnya dan tetap berjalan. Sedangkan farhan hanya mengikuti dari belakang.
‘’oh ya han, tadi di sekolah ada anak baru. Namanya kalo ga salah Farezh, anaknya baik and kece lagi… kayanya gue suka deh, nanti bakal gue kenalin deh’’ jelas audry sambil tetap mengayuh sepedahnya, sedangkan farhan memampangkan wajah BT nya, dan..
‘’ han lo knapa?? Kok berhenti?’’ Tanya audry yang bingung dan panik karena farhan tiba tiba berhenti sambil memegang perutnya.
‘’ maag gue kambuh.. tolong ambilin obatnya dong di tas gue’’ ujar farhan lirih dan memegangi perutnya. Audry pun langsung mengambil obatnya dan memberikan kepada farhan, setelah meminum obatnya terlihat wajah farhan yang tidak begitu sakit seperti sebelumnya.
‘’ han obat apaan tuh, kok gue ga pernah liat’’ Tanya audry sambil menunjuk obat milik farhan
‘’ ya ini obat maag lah, masa obat mencret.. lo ga tau karna lo ga pernah punya penyakit maag’’ jelas farhan dan memasukan obatnya ke dalam tas ‘’ dah ah yok lanjut, nanti keburu maghrib’’ lanjutnya dan menggoes sepedahnya.
***
Sambil berjalan farhan membaca bukunya dan tiba-tiba..
‘’brukhh..’’ farhan menabrak seseorang yang mungkin farhan kenal karena orang yang farhan tabrak adalah farezh, dan bersama seorang cewek.
‘’ eh lo!!, kalau jalan tuh pake mata.. apa mata lo buta??’’ ujar farezh kesal
‘’ jalan tuh pake kaki bukan pake mata, dasar..!!’’ ujar farhan tak mau kalah. ‘’itu cewek siapanya ya?? Bukannya si audry itu pacarnya farezh’’ tanyanya dalam hati.
‘’ apa lo liatin gue’’ tanyanya farezh sinis.
‘’ engga, gue kaya pernah ngeliat lo di ragunan, lagi gelantunagn makan piasang. Hahaa permisi.. uuaa’’ jawab farhan meledek sambil menirukan gaya orang hutan dan pergi dari farezh dan ceweknya. ‘’ wah kacau nih si farezh, beraninya mainin si audry haarus kasih tau si audry nih..’’ gumamnya dan berlari mencari audry.
 Saat farhan menemukan audry ternyata farezh berada bersama audry, ‘’ dry gue mau ngomong’’ ujar farhan dan menarik audry menjauh dari farezh. ‘’ dry gue pinta lo jangan deket deket lagi sama farezh, soalnya tadi gue liat dia sama cewek dan keliatan mesra’’ ujar farhan menjelaskan
‘’ apaan sih lo! Jangan ngaco deh farezh tuh ga bakal ngelakuin itu ke gue’’ ujar audry membantah, farezh pun mendekati farhan dan audry.
‘’ kenapa siih??’’ Tanya farezh.
‘’ ini nih, kata farhan kamu tadi jalan sama cewek lain, kan aku ga percaya’’ jawab audry. Sedangkan  farhan hanya melihat farezh sinis.
‘’ apaan banget lo han, nuduh gue kaya gitu? Lo irikan sama gue, lo ga bisa dapetin audry’’  ujar farezh membela diri
‘’ gue ga bakal kaya gitu kesahabat gue, gue Cuma mau ngelindungin sahabat gue dari cowok bre*gsek kaya lo’’ ujar farhan tak terima, dan
“PLAAAK…..!’’ sebuah tamparan mendarat di pipi farhan dan yang melakukan itu adalah audry.
‘’ jaga mulut loh han, gua ga nyangka kalau lo kaya gini, lo nuduh orang sembarangan, gue benci sama loh han dan gue ga mau sahabatan sama lo lagi… jauhin gue..!!’’ ucap audry dan meneteskan air matanya.
 Farhan tanpa kata hanya bisa diam dan menuruti perintah audry, farhan tak menyangkan audry bisa berbicara seperti itu.
***

Tiga   minggu setelah kejadian itu farhan tidak terlihat lagi seprti tertelan bumi, audry pun bingung, karna penasaran audry pun bertanya kepada teman sekelasnya.
‘’eeeh… hmm.. farhan masuk ga??’’ Tanya audry ke salah satu teman sekelas farhan.
‘’ engga dry, udah hampir 3 minggu dia ga masuk’’ jelas orang itu
‘’ 3 minggu?? Kenapa, bolos lagi??’’ Tanya audry lagi.
‘’bukan, katanya sih sakit’’ sahutnya singkat
‘’ oh.. makasih ya.. ‘’ ujar audry
‘’ iya sma-sama’’ sahut orang itu.
Audry pun pergi menuju taman sambil memikirkan farhan ‘’ ga biasanya sakit sampai 3 minggu, sakit apa ya.. kok gue jadi khawatir siih??’’ gumam audry dalam hati. Setibanya di taman audry melihat kejadian yang tidak menyenangkan karena ia melihat farezh bersama cewek dan terlihat mesrah sekali, dengan hati panas audry pun mendekati mereka.
‘’ berarti bener apa yang dikasih tau sama farhan,, ternyata lo itu bre*gsek’’ ujar audry marah dan menampar pipi farezh lalu meningglkan mereka.
‘’ kenapa gue sebodoh ini siih, gue lebih milih orang kaya farezh dan ngabaiin farhan,, sahabat gue sendiri.. Bodooh…!! Gue emang bodohh..” ujar audry berlari. ‘’ gue harus ketemu farhan sekarang’’
***
‘’ tok tok tok..’’ suara ketokan pintu yang dilakukan oleh audry, dan keluar wanita paruh baya. ‘’ farhannya ada bi??’’ Tanya audry pada bibi yang bekerja di rumah farhan.
‘’mmm.. deh farhannya.. den farhannya..’’ ujar bibi imah ragu.
‘’ farhan kenapa bi?? Farhan kenapa??’’ Tanya audry panic.
‘’ den farhanya ada di rumah sakit INTAN KASIH’’ jawab bi imah
‘’ di rumah sakit?? Yaudah aku kesana ya bi, makasih’’ ujar audry dan langsung menuju rumah sakit.
  Sesampainya di RS dan setelah bertanya-tanya akhirnya tibalah audry di ruangan farhan dan terlihat ibu,ayah dan adiknya farhan yang sedang duduk dan terlihat wajah mereka yang panic, audrypun mendekati mereka.
‘’ tante, om.. farhan  ga kenapa kenapa kan om tante??’’ tanyaaudry panic.
‘’ farhan lagi di periksa sama dokter, kamu yang sabar ya..’’ ucap ibunya farhan, dan dokterpun keluar dari kamar farhan.
‘’ disini ada yang namanya audry?’’ Tanya dokter,
‘’ saya audry dok’’ jawab audry,
‘’ silahkan masuk, farhan memanggil kamu terus..’’ ujar dokter
‘’ iya dok, makasih.. om tante aku masuk dulu ya’’ ujar audry dan masuk ke kamar farhan.
 Setelah masuk terlihat farhan yang berbaring lemas di atas ranjang dengan selang infus dan alat bantu nafas, audrypun mendekati farhan, dan ternyata farhan terbangun.
‘’ han..kok lo makin kurus sih, jelek banget’’ canda audry untuk menutupi kesedihannya
‘’dasar.. mata lo makin sipit, pasti lo habis nangis..’’ ujarnya dengan nada rendah.
‘’ engga kok..’’ ujar adury sambil membesarkan matanya.
‘’ gausah bohong, tuh hidung lo merah..  ‘’ ujar farhan yang kali ini membuat audry tidak bisa menutupi kesdihannya
‘’ iya deh gue ngaku, gue habis nangis, tpi itu ga penting.. ‘’ ujar audry sambil tersenyum.
‘’ apa karna farezh?’’ Tanya farhan
‘’ engga,,, udah deh, mending lo istirahat nanti besok gue ke sini lagi dan bakal nemenin lo seharian, I’a, promise’’ ujar audry sambil mengangkat dua jarinya.
‘’trus lo ga sekolah?’’ Tanya farhan
‘’ sekali kali bolos ga apa-apa lah. Lo aja udah berkali kali..’’ jawabnya sambil mengejek
‘’huuuh dasar’’ ucap farhan dan menyubit hidung audry.
****
Dan setelah itu jalinan persahabatan antara audry an farhan kembali membaik, keadaan farhan pun drastis membaik. Dokter pun bingung akan hal itu.
Audry pun sudah tau apa penyakit yang di derita oleh farhan, ia selalu menangis jika mengingat tentang sahabatnya itu, audry tak menyangka jika farhan menderita penyakin KANKER PANKREAS, kanker pankreas adalah penyakit dimana sel yang bersifat kanker terbentuk di dalam pankreas. Pada umumnya kanker pankreas berawal dari sel-sel eksokrin.  
 Audry tidak menyangka, ternyata farhan sudah 5 tahun mengidap kanker itu, dan tanpa sepengetahuan audry, dimana gejala gejalanya selalu farhan perlihatkan ke audry salah satunya sakit pada perut. Mungkin saat sakit perut farhan selalu bilang kalau dia sakit maag untuk menutupi semua itu.
 Dan pada sore hari farhan mengajak audry untuk pergi ke tempat kesukaan mereka, audry sempat menolak karena  kondisi fisik farhan belum begitu stabil tapi farhan bersikeras, dan akhirnya mereka pergi menggunakan sepedah dimana audry membonceng farhan.
 Sesampainya di sana mereka seperti biasa mereka berbaring di atas rumput.
‘’Nyanyikan lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi dan tak kembali’’   
   farhan menyanyi dengan suara yang sangat pelan, lebih tepatnya berbisik.
 Audry mengerti apa yang sebenarnya farhan inginkan, farhan ingin audry menyanyi untuknya.
‘’ Bila nanti kita berpisah
Jangan kau lupakan
Kenangan indah
Kisah Kita

Jika memang kau tak tercipta
Untuk ku miliki
Cobalah mengerti
Yang terjadi

Bila mungkin memang tak bisa
Jangan pernah coba memaksa
Tuk tetap bertahan
Di tengah kepedihan

Jadikan ini
Perpisahan yang termanis
Yang indah dalam hidupmu
Sepanjang Waktu

Semua berakhir
Tanpa dendam dalam hati
Maafkan semua salahku
Yang mungkin menyakitimu

Semoga kelakkan kau temukan
Kekasih sejati
Yang kan menyayangi
Lebih dariku

Bila mungkin memang tak bisa
Menyatukan perbedaan kita
Dan tetap bertahan
Ditengah kepedihan

Jadikan ini
Perpisahan yang termanis
Yang indah dalam hidupmu
Sepanjang Waktu

Semua berakhir
Tanpa dendam dalam hati
Maafkan semua salahku
Yang mungkin menyakitimu’’ (Lovarian - Perpisahan Termanis)
 ‘’ gue udah nepatin janjikan han?? Gue udah nanyi buat lo..’’ ujar audry meneteskan airmatanya yang kini posisinya sedang duduk di sebelah farhan, dan farhan yang menyenderkan kepalanya di pundak audry
‘’makasih dry.. gue istirahat dulu jangan lupain gue ya’’ ucap farhan lirih, dan tertidur.
‘’ hisk…. Hissk… hisk…’’ tangis audry pecah, ‘’ gue ga bakal ngelupain lo han…’’ ucap audry di tengah tangisnya sambil memeluk farhan yang sudah tertidur selamanya.
***
Selesai pemakaman, audry pergi ketempat seperti biasa, dimana audry dan farhan selalu bermain dan bercanda tawa.
‘’kak ini ada surat dari ka farhan’’ ujar anak berusia 8 tahun, yang bernama dion (adik farhan).
‘’ maksih dion.. J’’ ucap audry dan mengambil suratnya..
To: AUDRY (si hidung merah) :D
From: FARHAN (cowok terkece di muka bumi ) :p
 Perpisahan itu akan selalu ada, karena kita pernah berjumpa, bersama, dalam canda tawa dan bahagia.  Setiap tetes airmata yang tertumpah di hari ini, akan menjadi saksi atas jalinan ukhuwah yang selama ini kita simpul seerat-eratnya. (dapet copas dari buku tuh dry:D)
Tapi yang jelas maafin gue kalau gue selalu ganggu lo, dan selalu buat lo panic saat gue sakit.  Dan gue mau ngucapi makasih sama lo karena lo udah mau ngurus gue selama sakit.
Jangan terpuruk dalam kesedihan ya, harus tetap jadi AUDRY yang dulu walaupun ga ada gue, jangan bohong terus nanti hidung lo kaya pinokio dan jangan nangis terus nanti hidung lo kaya tomat deh :D.
 Jangan lupain gue ya, karna setiap malem gue bakal ada di langit buat nemenin lo. Karena sekarang lo punya satu bintang yaitu gue… J udah dulu ya, udah cape banget niih..
Salam sayang dari FARHAN AZHAR J

’gue janji, gue akan tetap jadi Audry yang dulu… I’m PROMISE’’ ucap audry dalam tangisnya.

The END

 minta saran dan kritiknya ya.. maklum penulis pemula :D

Jumat, 11 April 2014

Rabu, 19 Februari 2014

Negeri 5 Menara



Negeri 5 Menara

Buku ini di karang oleh Ahmad Fuadi Dan diterbitkan pada tahun 2009, dengan nama penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama di Jakarta.
Sinopsis
Cerita ini bermula ketika suatu kegundahan yang dialami oleh Alif, bocah dari pinggiran danau maninjau, Sumatera Barat, suatu kampung yang disanalah lahir ulama terkenal, Buya Hamka namanya. Alif bercita-cita ingin menjadi seorang “Habibie” , ahli teknologi yang pernah mengeyam pendidikan di ITB Bandung. Alif sangat ingin merasakan kuliah di ITB, salah satu jalannya adalah masuk ke sekolah umum. Namun, Ibunya menginginkan dia agar menjadi ulama seperti Buya Hamka, maka Ibunya berkehendak agar Alif masuk madrasah. Suatu pergolakan di dalam diri Alif muncul, di satu sisi Alif tidak ingin mengecewakan Ibunya, di satu sisi dia ingin meraih mimpi-mimpinya masuk di ITB. Tiba-tiba Alif mendapatkan pencerahan, dia memutuskan untuk mondok di suatu pesantren di Jawa Timur.
Kisah ini berawal dari Minang sekitar danau Maninjau yang mengisahkan tantang perjalanan hidup seorang anak laki-laki bernama Alif, yang bersekolah di madrasah tsanawiyah. Ia lulus dengan nilai ujian sepuluh terbaik di Kabupaten Agam. Alif dan Randi mempunyai keinginan melanjutkan sekolahnya di SMA.
Awal mulanya dia sangatkaget dengan segala peraturan ketat dan kegiatan pondok. Untunglah, dia menemukan sahabat-sahabat dari berbagai daerah yang benar² menyenangkan. Niatan setengah hatinya kini telah menjadi bulat. Di bawah menara PM inilah mereka berlima justru menciptakan mimpi²i lewat imajinasinya menatapi langit dan merangkai awan-awan menjadi negeri impian. Mereka yakin kelak impian itu akan terwujud. Karena mereka yakin akan mantra ampuh yang mereka dapatkan dari Kyai Rais (Guru Besar PM), yaitu man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil.
Kelebihan novel ini adalah mengubah pola pikir kita tentang kehidupan pondok yang hanya belajar agama saja. Karena dalam novel ini selain belajar ilmu agama, ternyata juga belajar ilmu umum seperti bahasa inggris, arab, kesenian dll. Pelajaran yang dapat dipetik adalah jangan pernah meremehkan sebuah impian setinggi apapun itu, karena allah Maha mendengar doa dari umatNya.
Ternyata keinginan Alif itu berbeda dengan keinginan i bunya. Ia ingin melihat dunia luar dan ingin sukses seperti  tokoh yang ia baca di buku atau mendengar cerita temannya di desa. Namun, keinginan Alif tidaklah mudah untuk diwujudkan. Kedua orangtuanya berkata lain, Beliau menginginkan agar Alif tetap tinggal dan sekolah di kampung untuk menjadi guru agama. Alif mendapat saran dari Pak Etek Gindo (Paman Alif) agar melanjutkan sekolahnya di Pondok Madani, Gontor, Jawa Timur. Akhirnya Alif mengikuti saran dari pamannya. Disana Alif berkenalan dengan Raja alias Adnin Amas, Atang alias Kuswandani, Dulmajid alias Monib, Baso alias Ikhlas Budiman dan Said alias Abdul Qodir.
Siswa-siswa yang menuntut ilmu di Pondok Pesantren Gontor ini setiap sore mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang unik. Menjelang Adzan Maghrib, mereka berkumpul di bawah menara masjid sambil melihat ke awan. Dengan membayangkan awan itulah mereka melambungkan impiannya. Misalnya Alif mengaku jika awan itu bentuknya seperti benua Amerika, sebuah negara yang ingin ia kunjungi setelah lulus nanti. Begitu pula lainnya menggambarkan awan itu seperti negara Arab Saudi ataupun Mesir.
Melalui kehidupan di pesantren yang tidak dibayangkan selama ini, ternyata lima santri-santri itu bertemu kembali di London, Inggris beberapa tahun kemudian. Kemudian mereka bernostalgia dan saling membuktikan impian mereka seperti saat mereka masih berada di bawah menara masjid Pondok Pesantren Gontor, Jawa Timur dan menggambarkan awan-awan dilangit itu seperti impian mereka terdahulu.

Penokohan / watak :
o   Alif Fikri                : Tabah dan Sabar (“sabar, kita harus menghadapi hukuman                                                     ini dengan sabar”)
o   Dulmajid               : Sumenep, Madura. Seorang pemain bulutangkis, rekan                                                           latih tanding Ustad Torik. Lucu, nekad (“Hah,, ayo kita                                                           gotong terus masih ada waktu 5 menit” )
o   Raja Lubis             : Ia dari  Medan. Ia adalah anggota English Club dan                                                                  seorang orator yang hebat. penghafal keras, gampang                                                               bingung (“Aku tidak berani melihat anak perempuan,                                                        karena akan mengganggu hafal Al-qur’an” )
o   Basosalahudin     : Dari Gowa, Sulawesi. Terkenal karena memori fotografis                                                        dan Bahasa Arab yang fasih. Ia meninggalkan Pondok                                                               Madani saat kelas lima untuk menjaga neneknya dan                                                       berusaha menghafal Al-Qur`an di kampung halamannya.                                                    Pintar dan pengertian (“ ayo ujian akan dilaksanakan 3 hari                                        lagi, kita harus belajar keras” )
o   Atang Yunus        : Dari Bandung. Seorang yang mencintai seni dan teater                                                              pendiam, tidak berani aneh - aneh  (“ aku sangat tidak                                                             bilang kepada ketua jasus itu, karena aku takut di hukum                                                        lagi” )
o   Said Jufri              : Dari Surabaya. Ia sangat terobsesi
                                    dengan    bodybuilding dan mengidolakan Arnold Schwarznegger.
o Ustad Salman         : Wali kelas Alif. Laki-laki muda bertubuh kurus bersuara                                 lantang.
o Amak                      : menjunjung tinggi nilai agama, tegas, baik.
o Ayah/ Fikri Syafnir / Katik Parpatiah Nan Mudo  : sabar, baik, menjunjung                                                                                                                     tinggi nilai agama.
Alur :
Maju-Mundur (campuran)                                                                                    
Dimana tokoh utama (Alif Fikri) kilas balik dari ingatannya  akan masa silam ketika menimbah ilmu di Pondok Madani hingga membuahkan hasil yang menyenangkan dimasa kini. Sangat bagus dan menarik, sehingga membuat pembaca sulit menebak peristiwa yang terjadi selanjutnya. Dan juga bisa membuat pembaca penasaran serta mengundang antusias pembaca untuk membaca novel ini. Dan, berkesinambungan. Tidak terpecah berantakan. Disini, pengarang menggunakan alur sorot balik. Pembaca tidak akan bosan membaca kehidupan di pondok karena penulis menggunakan alur campuran. Ia memulai cerita dengan mengambil setting Alif yang sudah bekerja lalu mulai masuk ke dalam ingatan-ingatan Alif akan kehidupannya dulu di Pondok Madani. Setelah cukup panjang menceritakan tentang pondok, ia mulai beralih lagi ke kehidupan Alif masa sekarang.


Latar :
o   Waktu       : “Pagi yang aku tunggu selama ini telah tiba”
o   Tempat     : “Kami pun dipanggil ke ruang jasus untuk menerima hukuman atas keterlambatan kami selama 5 menit”
o   Suasana   : “Suasana mencekampun datang ketika Tyson tiba, dan kami juga menjadi agak sedikit gemetaran”
Tema  :      
Novel ini bertemakan tentang Perjuangan dan kesungguhan. Yang mana sangat menarik untuk dibaca. Apalagi oleh kaum remaja. berbagai kisah sederhana kehidupan di Pondok Madani, pesantren modern yang akhirnya menampung Alif di dalamnya. Suka, duka, persahabatan, dan pengajaran-pengajaran PM yang sederhana namun mengenal.       
PM berbeda dengan sekolah agama lainnya karena di sini para murid dilatih untuk menjadi intelektual dan mampu menganalisa berbagai ilmu dari sudut pandang Islam. Sehari-harinya mereka wajib menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris. Jika melanggar, tidak mungkin tidak terlepas dari hukuman. PM sangat ketat dengan pengawasan dan kedisiplinannya Novel itu menggambarkan bagaimana kuatnya tekad dan semangat yang dimiliki murid-murid Pondok Madani yang berjuang keras untuk mendapat ilmu dan kesuksesan dalam pendidikannya.
Selain itu, juga digambarkan bagaimana keikhlasan seorang guru untuk mendidik muridnya tanpa menerima gaji sepeserpun, keikhlasan seorang murid untuk mau dididik, keikhlasan seorang murid dalam berjuang menghadapi ujian-ujian dan keikhlasan seseorang menjadi pemimpin dan dipimpin. Semuanya merujuk pada satu kata yaitu IKHLAS.
Amanat :

Pengarang bisa menyampaikan amanatnya dengan jelas kepada sipembaca. Sehingga, pembaca terinspirasi dari sini dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. (“sesuatu yang dilakukan dengan sungguh sungguh dan tidak pernah putus asa sedikitpun, pasti akan membawa hasil yang sangat baik”).
novel ini juga sangat perlu dibaca pelajar ataupun remaja-remaja yang ingin mendapat motivasi sekolah atau belajar agama di Pondok. Bahwa Pondok tidak hanya bagi mereka yang tidak mampu meneruskan sekolah ke jenjang selanjutnya, tetapi Pondok mendidik dan mencetak murid secara total untuk berkarya penuh totalitas di masyarakat. Cara penulis dalam menceritakan semangat perjuangan dan pantang menyerah 6 murid Pondok Madani juga patut di acungi jempol. Sebuah buku inspiratif yang sangat layak dibaca di waktu senggang.